6 Ketakutan Anak Muda Zaman Sekarang

ketakutan anak muda
ketakutan anak muda

ketakutan anak muda

Menurut Situs Judi Online Resmi bicara soal tuntutan hidup, pasti ada perbedaan besar antara zaman orangtua mula-mula dengan anak muda zaman sekarang. Berbeda dengan generasi bapak-ibu anda dulu, keberadaan dan gengsi di media sosial menjadi urusan pokok yang sangat memprovokasi anak muda. Kalau boleh diibaratkan, prinsip hidup antara kedua generasi inipun turut bergeser. Dari yang tadinya “berakit-rakit dahulu berenang-senang ke tepian, bersakit-sakit dahulu berfoya-foya kemudian” menjadi “cekrek-cekrek dahulu, upload dan share kemudian!”

Di samping prinsip yang telah jauh berbeda, ketakutan yang dihadapi punpun tak lagi sama. Kalau ayah dan ibumu ditanya mengenai ketakutannya di masa lalu, urusan seputar kelanjutan akan edukasi serta pangan lah yangbarangkali mendominasi jawaban. Lantas ketika anda ditanya bakal ketakutanmu menghadapi zaman millennials, jawabannya pasti bertolak belakang dan nyeleneh lagi. Hayo ngaku aja, di antara hal-hal inilah ini pasti masuk dalam susunan ketakutanmu andai ditanya kan?

1. Kudet alias tidak cukup update adalahhal yang haram bagimu. Apalagi ketinggalan informasi terkini yang sedang viral di lini masamu
Jika sebelumnya dunia melulu mengenal sandang, pangan dan papan sebagaikeperluan utaman manusia, urusan itu tak lagi berlaku untukmu. Ada satuurusan lagi yang haram anda lewatkan begitu saja. Kini keperluan pokokmu meningkat satu, menjadi sandang, pangan, papan dan berita heboh di lini masa. Mulai dari artis yang tertangkap polisi hingga dramalokasi tinggal tangga, anda harus tahu semua. Kalau hingga ada satu berita yang anda nggak tahu, anda merasa laksana manusia gua yang nggak tahu apa-apa.

2. Eksis di media sosial tersebut keharusan. Jadi sia-sia deh traveling ke mana-mana bila nggak dicekrek dan diupload
Media sosial dan segala perkembangannya memang punya akibat besar untuk kehidupan manusia. Apalagi bikin kehidupan anak muda zaman sekarang. Media sosial nggak melulu menjadi penghubung mereka yang jauh, tapi pun media untukmu menimba eksistensi. Di antara tidak sedikit fitur, Instastory menjadi fitur yang sangat sering anda cek. Kalau sehari aja nggak ngeksis, rasanya badanmu dapat meriang. Bagimu seluruh orangmesti tahu anda lagi ngapain kini lewat pekerjaan cekrek, cekrek, upload itu. Kalau orang beda nggak tahu, rasanya sia-sia deh perjalanancanggih yang anda lakukan.

Di sini anda kamu tidak jarang kesal ketika ponselmu kehabisan daya dan nggak ada tempat colokan. Wah, bisa-bisa banyak kegiatan keren yang terlewat oleh followersmu nih. Tapi smartphone yang kapasitas batereinya besar seringkali bentuknya bulky, tidak cukup nyaman digenggam gitu. Galau pun jadinya memilih antara desain anggun dan kapasitas baterei yang besar.

3. Percaya atau nggak, perihal pernikahan pun menjadi ketakutan terbesarmu
Entah apa alasannya, generasi kini seakan nggak kerasan menunggu lamaguna pernikahan. Termasuk anda yang laksana kebakaran jenggot ketika tahu di antara temanmu udah dilamar duluan. Padahal anda dan pacarmu yang lebih lama pacaran. Rasanya fobia aja bila kalah start jauh soal pernikahan ini. Demi ketakutanmu inilah anda jadi tidak jarang kasih kode-kode pada pacarmu.

4. Kalah gengsi? Duh tidak boleh sampe! Kamu bahkan rela nabung atau kerja sampingan biar dapat seperti teman-teman seangkatan
Kalah gengsi adalahhal menyeramkan yang sebisa barangkali harus dihindari. Karena itulah anda rela kerja kerja keras sampai lemburmasing-masing pekan, melulu supaya mendapat uang ekstra untuk beli ponsel teranyar yang harganya selangit. Apalagi? Kamu melulu nggak ingindirasakan nggak canggih dan nggak trendi. Padahal berakhir itu anda bakalan bingung sih menghadapi simpanan yang nggak nambah-nambah sebab sibuk memburu trend terbaru.

Hmm, barangkali sudah saatnya anda berhenti memikirkan soal gengsi dan mulai menyaksikan fungsi. Nggak usah beli ponsel yang mahal-mahal. Kalauterdapat ponsel dengan fitur super modern dan desain anggun dengan harga super terjangkau laksana Advan G2, ya mengapa nggak?

5. Kerja 8 jam sehari tersebut nggak banget di era digital
Di era yang serba digital ini, telah nggak zaman lagi kerja duduk di kantor 8 jam sehari. Semuanya dapat dikerjakan secara digital dari rumah. Tinggal buka software yang diperlukan untuk pekerjaanmu dan hasilnya dikirim via email. Udah! Bahkan di zaman kini ini anda nggak perlu laptop guna bekerja. Cukup punya ponsel yang mumpuni, hal kerjaan dapat kamu eksekusi di sana. Hanya saja, kerja dengan cara digital di smartphone agak sedikit berbahaya urusan privacy dan security-nya. Namanya pun ponsel, dapat dengan gampang dipinjam sama orang-orang.

6. Bukan melulu cewek, namun cowok pun takut dirasakan punya penampilan yang tidak cukup ideal. Makanya anda rajin mengasuh diri dari ujung kepala hingga kaki
Semenjak media sosial, terutama Instagram disukai generasi millenials, penampilan seakan menjadi dewa. Termasuk anda yang berjuang melakukan apapun untuk mengawal penampilan supaya terlihat paripurna. Buat cewek sekarang, kehilangan pensil alis lebih melukai hati daripada kehilangan kartu ujian. Pun dengan cowok. Lebih baik capek-capek nge-gym biar badan oke dan pantas dipajang di media sosial sepulang lembur seharian. Biar nggak dicap penampilannya tidak cukup ideal.

Kalau dipikir-pikir, ketakutan-ketakutan di atas memang nggak masuk akal sih. Tapi seiring pertumbuhan zaman dan kebiasaan, hal-hal itu memang benar adanya. Satu urusan yang dapat buatmu tak fobia lagi hidup di era millenials ini: jalani aja dengan segenap usaha dan doa. Kalau hidupmu terus takut, kapan anda berkembangnya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *